10 Agustus 2009
Pentingnya Pembelajaran Bahasa Arab
Komunikasi adalah modal dasar bagi kemajuan manusia, dan ia juga mempunyai peranan yang penting dalam segala aspek kehidupan manusia. Oleh karena itu, manusia harus mampu berkomunikasi dengan orang-orang disekitarnya dan siapapun yang memungkinkan untuk diajak berkomunikasi. Kelemahan sesorang dalam komunikasi atau tidak adanya kemampuan berkomunikasi seringkali menyebabkan terjadinya perpecahan dan perselisihan. Begitu juga ketidakmampuan seseorang memahami orang lain seringkali menyebabkan salah faham yang akhirnya menyebabkan hubungan yang tidak harmonis.
Pada masa modern ini, banyak sekali sumbangan-sumbangan pemikiran yang muncul sebagai solusi atas banyaknya kesulitan dalam berkomunikasi. Hal itu terbukti dengan semakin banyaknya media - media komunikasi yang terus berkembang, seperti jurnalistik, penyiaran, dan televisi. Akan tetapi meskipun demikian, dalam tataran realitas ternyata masih banyak orang-orang yang belum bisa berkomunikasi dengan orang lain dengan baik. Penyebab pokok permasalahan ini adalah karena adanya perbedaan bahasa. Sebab didunia ini terdapat sekitar tiga juta bahasa dan dialek pokok, bahkan dapat dikatakan dari dialek pokok sampai yang tidak pokok jumlahnya tak terhitung .
Bahasa Arab merupakan salah satu bahasa besar yang banyak digunakan di berbagai pelosok dunia. Sejak abad pertengahan bahasa arab menjadi bahasa universal yang akhirnya menjadikannya salah satu dari beberapa bahasa terbesar didunia seperti bahasa Yunani, bahasa Latin, bahasa Inggris, bahasa Perancis, bahasa Spanyol, dan bahasa Rusia. Dan saat ini bahasa Arab merupakan salah satu bahasa yang dipergunakan untuk menulis dokumen – dokumen Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) .
Disisi lain, bahasa Arab adalah juga bahasa Al-Qur’an, hal inilah yang menjadikan bahasa Arab menjadi bahasa yang sangat berkaitan dengan Islam, sebab ia adalah bahasa Agama untuk semua umat Islam didunia, baik bagi mereka yang mempergunakan bahasa Arab dalam kehidupan sehari-hari mereka maupun tidak. Hal ini disebabkan karena orang-orang Islam membaca Al-Qur’an dalam bahasa aslinya, yaitu bahasa Arab. Tidak ada terjemahan Al-Qur’an yang dibuat dalam semua bahasa yang memungkinkan mereka untuk menggantikan bahasa aslinya. Begitu pula sholat lima waktu dan do’a-do’a, serta azan semuanya mempergunakan bahasa Arab fusha .
Dari fakta dan realita diatas, kita dapat mengetahui dan memahami akan pentingnya bahasa Arab, khususnya bagi umat Islam baik yang berdomisili di Arab maupun dinegara lainnya. Akan tetapi yang menjadi permasalahan adalah dalam pembelajarannya bagi orang – orang asing (non-Arab), seperti halnya pembelajaran bahasa Arab di negara kita Indonesia yang mana mayoritas penduduknya adalah umat Islam.
Telah kita ketahui juga, bahwa bahasa Arab adalah salah satu bahasa Asing yang diajarkan di sebagian sekolah- sekolah di Indonesia, baik itu sekolahan dikota maupun didesa-desa. Dan kebanyakan, bahasa Arab diajarkan di madrasah-madrasah dan pondok-pondok pesantren yang tersebar diseluruh wilayah Indonesia, mulai dari sekolah dasar sampai perguruan tinggi.
Pada dasarnya, pembelajaran bahasa asing tidaklah mudah, akan tetapi seringkali terdapat kesulitan-kesulitan yang dihadapi oleh guru dan murid. Sebagian dari kesulitan-kesulitan itu adalah seperti yang dikatakan oleh Muhammad Athiyah Al-Abrasyi, bahwa dalam pembelajaran bahasa asing, sebagian besar murid masih menghafalkan kalimat-kalimat (vocabularies) akan tetapi tidak mampu memahami maknanya. Seharusnya guru tidak boleh memaksa dan membebani murid dengan hafalan kalimat yang tidak diketahui maknanya, karena hal tersebut bukanlah cara yang baik untuk mempelajari bahasa asing . Berdasarkan hal tersebut, tentunya kita membutuhkan strategi yang jitu dalam mengatasi kesulitan-kesulitan dalam pembelajaran bahasa asing, khususnya bahasa Arab. Hal ini dimaksudkan agar pembelajaran bisa mencapai target dan tujuan yang telah ditetapkan .
Langganan:
Komentar (Atom)